Tampilkan postingan dengan label food. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label food. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 Desember 2018

Nasib membawa saya ke suatu kabupaten yang berada di Kalimantan Tengah yaitu Muara Teweh. yang dari Palangkaraya diperlukan waktu 8 jam perjananan darat untuk sampai ke kota kecil ini. Apa sih yang membuat saya bisa terdampar disini ? tidak lain dan tidak bukan adalah karena pekerjaan.

Disambut Sunset Indah di Palangkaraya


Perjalanan dari Jakarta-Palangkaraya ditempuh sekitar 1 jam 30 menit dan menggunakan pesawat berplat merah. Sesampai di Palangkaraya saya dijemput oleh seorang teman yang akan mengantarkan saya ke Muara Teweh. Saya sampai di Palangkaraya sore dan langsung jalan ke Muara Teweh, karena ingin pagi sampai disana, jadi kami jam 10 malam sudah sampai di Ampah dan berhenti untuk makan dan tidur sampai jam 2 baru jalan kembali ke Muara Teweh. Prediksinya adalah jam 5 sampai di Muara Teweh tapi jam 4 kami sudah masuk ke kota muara teweh, karena jam 8 saya akan menuju Luwe karena ada pekerjaan disana, perjalanan ini saya harus menggunakan speed boat dan kembali lagi ke teweh 2 hari lagi.

Skip-skip, kembali ke Muara Teweh dan langsung mencicipi kuliner khasnya yaitu sate rusa. tempat makan yang terkenal di Muara Teweh adalah RM. Sabar Menanti. Disini memang ciri khas adalah daging rusa, baik itu sate maupun tongsengnya. Jadi saya memesan sate dan tongseng rusa. Menunggu cukup lama sekitar 20 menit akhirnya datang juga makanannya.

Sate Rusa RM. Sabar Menanti



tekstur daging rusa memang berbeda dengan daging yang lain, lebih empuk dan teksturnya enak banget. Keterangan dari Ibu yang jual, tidak setiap hari ada daging rusa karena menunggu buruan dari para pemburu. jadi saya cukup beruntung ketika berkunjung dagingnya ada.

Tongseng Rusa RM. Sabar Menanti
Untuk tongseng memang berbeda rasanya, dari kuah juga berbeda lebih asin dan tidak ada gurih seperti tongseng di Jawa. 

Setelah selesai makan, saya dan bang Dedet berkeliling kota Muara Teweh dengan motor ke Tugu buah-buahan, tapi yang paling besar adalah buah durian karena apabila musim durian, durian disini banyak banget. Perjalanan singkat di Muara Teweh ini saya tidak sempat mengexplore ada apa saja disini, jadi saya pasti akan datang lagi.

Senin, 31 Oktober 2016

Tempat-tempat kece di kuningan uda kami share di artikel sebelumnya, habis jalan-jalan pasti dong perut keroncongan minta di isi, nah ada beberapa makanan khas kuningan yang harus kamu cobain.

1. Hucap (Tahu Kecap)
Hucap

hidangan ini adalah khas Kuningan, penyajiannya seperti ketoprak ataupun kupat tahu. sesuai dengan namanya bahan utamanya pasti tahu yang di goreng, di campur dengan bumbu kecap, kuah kacang dan kupat. rasanya agak manis karena menggunakan Kecap Asin, bisa juga minta agar pedas sesuai dengan selera kamu.


2.  Nasi Kasreng

Nasi Kasreng

Hidangan ini adalah hidangan yang murah meriah. Nasi kasreng ini adalah nasi bungkus seperti nasi kucing dan di santap dengan aneka lauk pauk. lauk pauknya antara lain Goreng ikan Paray, Pepes Ikan Paray, sambal, lalapan dan lain-lain. Nasi Kasreng dapat kamu temukan di warung-warung di wilayah kecamatan Luragung.

3.Sop Buntut Bakar

Sop Buntut Bakar

Siang-siang habis muter-muter ke tempat-tempat yang keren, makan siang di suguhi ama sop buntut bakar pas banget. Ini adalah salah satu makanan khas yang ada di kuningan. Buntut sapi yang di olesi dengan mentega di panggang hingga kecoklatan dan di sajikan dengan kuah kaldu yang gurih, apalagi di santap ketika masih ada asap menbumbung dari hidangan ini, di jamin pasti nambah nasi. Buntut Bakar yang kami rekomendasikan adalah di saung lesehan Kuningan, Jalan Raya Kuningan - Cirebon, Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana.

4. Ketempling
Ketempling

Yang suka cemil-cemilan jangan lupa dengan camilan yang satu ini, camilan ini berbahan dasar singkong berbentuk bulat kembung dengan kosong di bagian tengah. rasanya yang gurih dan teksturnya yang khas singkong menjadikan camilan ini teman yang pas untuk makan bakso ataupun Soto.

5. Tahu Lamping / Tahu Kopeci
Tahu Lamping

Selama ini yang sudah meng "Indonesia" adalah tahu sumedang, tapi jangan salah kamu bisa menemukan tahu asli Kuningan yaitu Tahu Lamping atau ada juga yang menyebut namanya Tahu Kopeci, Tahu ini konon katanya lebih enak daripada Tahu Sumedang yang melegenda. bagian dalam dari tahu ini padat dan halus.

6. Peuyeum Ketan
Peuyeum Ketan

sebenarnya sama saja dengan peuyeum bandung, hanya yang membedakannya adalah bahan dasar pembuatannya, apabila bandung menggunakan Singkong maka di Kuningan menggunakan ketan. Beras ketan yang sudah di kukus dibungkus dengan menggunakan daun jambu. rasa dan aromanya yang unik  rasanya juga enak. silahkan di coba sendiri.

7. Keripik Gadung
Keripik Gadung

Keripik ini berbahan dasar umbi gadung. Tanaman gadung memang banyak di temukan di kuningan. keripik ini harus di oleh dengan benar karena beracun apabila di olah dengan cara yang salah. Untuk menghilangkan racun dari umbi gadung, umbi gadung yang sudah dibersihkan dan diiris tipis harus diperam dengan abu lalu dijemur. Setelah dijemur, keripik gadung dicuci bersih lalu dijemur lagi hingga kering lalu digoreng. Keripik gadung memiliki citarasa gurih dengan aroma bawang. Keripik gadung memiliki tekstur yang tidak terlalu keras dibandingkan keripik ubi ataupun keripik singkong. Namun, karena pengolahannya yang sulit, keripik gadung tidak terlalu mudah ditemui.

8. Kopi Luwak Linggarjati

Kopi Luwak Linggarjati

Bagi para pencinta kopi, kopi ini wajib di beli sebagai oleh-oleh atau di nikmati sendiri, kopi ini di budidayakan di gunung ciremai tepatnya di daerah linggarjati.

jadi tidak hanya tempat-tempat yang keren di kuningan, makanan juga banyak yang enak lho. tiap daerah berbeda selalu ada makanan khasnya sendiri. jadi kalo kamu jalan-jalan harus hukumnya mencicipi makanan khas di daerah tersebut, karena indonesia keren banget.




Search

Buy My Photo in :

Eddywu Stock Images

Instagram

--

Popular Posts

Recent Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Tiket dan Hotel

S

Search Here

Like

Copyright © Travelovely - Travel with love everywhere and everytime | Powered by Blogger
Distributed By MyBloggerThemes | Design by SimpleWpThemes